Terkait Pungutan Uang Pembangunan Sekolah

Dinas Pendidikan Inhu Keluarkan Surat Edaran

Rabu,10 Juli 2013 | 06:02:00
Dinas Pendidikan Inhu Keluarkan Surat Edaran
Ket Foto :
RENGAT-Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah negeri agar tidak melakukan pungutan maupun iuran untuk pembangunan sekolah. Hal ini terkait maraknya pungutan dalam bentuk uang pembangunan pada saat penerimaan peserta didik baru.
 
“Surat Edaran itu sudah kita buat dan telah disampaikan kepada seluruh kepala sekolah negeri baik SD, SMP maupun SMA sederajat se-Kabupaten Inhu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Inhu, Ujang Sudrajat kepada wartawan, Rabu (10/7).
 
Dikatakannya, dalam surat edaran itu, Dinas Pendidikan Inhu tidak membenarkan pihak sekolah memungut iuran untuk pembangunan sarana sekolah. Sebab apapun bentuk pembangunan fisik adalah tanggungjawab pemerintah, bukan menjadi beban orangtua siswa.
 
“Terkait pembangunan sarana dan fasilitas sekolah merupakan tanggungjawab pemerintah, meskipun harus kita akui pemerintah memiliki keterbatasan. Namun hal itu jangan menjadi penghalang pihak sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar," sebutnya.
 
Menyikapi persoalan adanya iuran uang pembangunan di SMA Negeri 1 Pasir Penyu senilai Rp 1 juta per orangtua siswa. Kadis Pendidikan menegaskan pungutan itu adalah keputusan dari orangtua siswa melalui komite bukan dari pihak sekolah.  
 
"Saya pernah melihat siswa sekolah itu menggelar pengajian di lapangan basket karena tak punya gedung. Sehingga orangtua siswa melalui komite sepakat membangun gedung serba guna. Jika ada hibah dari orangtua atau dari komite, sekolah juga tidak boleh menolak. Namun, komite bukan lembaga yang melegalisasi pungutan di sekolah, tapi pencari solusi kesulitan di sekolah" kata Ujang. 
 
Ditegaskan Sudrajat, dalam surat edaran yang disampaikan, kepada seluruh sekolah negeri dilarang memungut uang pembangunan, namun bukan berarti dilarang melakukan pungutan untuk keperluan siswa. Seperti, pembayaran uang seragam sekolah yang harus dipenuhi siswa. (TM01)
 
Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
Nama Lengkap:
Email:
Komentar Anda:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Selasa,09 Februari 2016 - 02:46:00 WIB

Selamatkan Ekonomi Desa, Marwan Kejar Dua Hal Ini

Selasa,09 Februari 2016 - 02:44:00 WIB

Bambang Khawatir KPK Tak Lagi Independen

Selasa,09 Februari 2016 - 02:39:00 WIB

Ronaldo PAstikan Bertahan di Real Madrid Hingga 2018

Selasa,09 Februari 2016 - 02:35:00 WIB

50 Orang Eks Anggota Gafatar Tiba di Pekanbaru

Selasa,09 Februari 2016 - 02:32:00 WIB

Ujang Sudrajat: Demo Guru Inhu Tak Kantongi Izin dari Disdik

Selasa,09 Februari 2016 - 02:31:00 WIB

Gelar Demo, Guru Jangan Tinggalkan Tanggung Jawab di Sekolah

Senin,08 Februari 2016 - 04:20:00 WIB

Peringkat 2 Liga, Spurs: Kami Tidak Takut Siapa pun

Senin,08 Februari 2016 - 04:16:00 WIB

Ssst... Tiga Hal Unik Ini Ampuh Bangkitkan Gairah Pria Lho

Senin,08 Februari 2016 - 04:12:00 WIB

Pengamat: Revisi UU KPK, Gerakan Besar Pelumpuhan