• Beranda
  • hukum
  • Korban Tewas Konflik Suriah Tembus 100 Ribu Jiwa

Korban Tewas Konflik Suriah Tembus 100 Ribu Jiwa

Kamis,27 Juni 2013 | 04:26:00
Korban Tewas Konflik Suriah Tembus 100 Ribu Jiwa
Ket Foto :
DAMASKUS—Korban tewas akibat konflik Suriah dilaporkan telah menembus jumlah 100 ribu jiwa, Rabu, 26 Juni 2013. Lembaga Observatori Hak Asasi Manusia Suriah yang berkedudukan di London, Inggris, mengungkapkan sekitar 100.191 orang tewas sejak perang saudara berkecamuk dua tahun lalu. Sekitar sepertiga dari jumlah korban tewas adalah warga sipil.
 
Menurut lembaga tersebut, jumlah korban terbesar berasal dari pasukan pemerintah yakni 25.407 orang. Adapun milisi bersenjata pro-Presiden Bashar Assad yang tewas mencapai 17.311 jiwa. Korban tewas juga datang dari militan Hizbullah asal Libanon yang mendukung Assad, yakni 169 orang.
 
Sedangkan korban tewas dari kubu oposisi sebanyak 13.539 tentara pemberontak, 2.015 tentara yang membelot, serta 2.518 pejuang asing yang membantu perjuangan kelompok pemberontak. 
 
Jumlah ini berbeda dengan data PBB yang menunjukkan ada 93 ribu orang tewas dalam konflik di Suriah. Korban jiwa berjatuhan dan jutaan warga Suriah terpaksa mengungsi ke beberapa negara tetangga sejak Assad memerintahkan tentara untuk memberangus oposisi.
 
Hingga kini, dunia internasional gagal menghentikan konflik Suriah karena pertentangan negara-negara maju. Negara-negara Barat dan Liga Arab, yang didukung Arab Saudi, berkukuh untuk berada di belakang kelompok oposisi. Sedangkan Rusia, Cina dan Iran menegaskan bahwa penjatuhan Assad inkonstitusional.
 
Utusan khusus PBB-Liga Arab untuk Suriah, Lakhdar Brahimi, mengatakan rencana pertemuan damai seluruh kubu di Suriah yang digagas Amerika Serikat dan Rusia awal bulan ini terpaksa diundur. “Alasan pengunduran, terutama karena belum solidnya kelompok oposisi,” kata Brahimi kepada wartawan, Selasa lalu.
 
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi, mendesak Emir baru Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, mengubah kebijakannya ihwal Suriah. “Perubahan sikap dari Qatar akan menjadi penanda positif sehingga kita dapat bersama mengatasi krisis Suriah,” tutur Salehi dalam konferensi pers di Teheran, yang disiarkan stasiun televisi Press.  (rep03)
 
Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
Nama Lengkap:
Email:
Komentar Anda:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Sabtu,25 April 2015 - 05:53:00 WIB

Tragis, Ibu Dan Anak Tewas Tertimpa Truk Batu Bara

Jumat,24 April 2015 - 05:44:00 WIB

Legislator Riau Kunjungi Bocah Penderita Gizi Buruk

Sabtu,25 April 2015 - 05:41:00 WIB

Hebat! Bujang Dara Inhu Terpilih Jadi Duta Wisata

Sabtu,25 April 2015 - 05:42:00 WIB

Peziarah Serbu Makam Bayi Berkaki 4, Tangan 4

Sabtu,25 April 2015 - 05:09:00 WIB

Plt Gubri : Pejabat Riau Baru harus bersinergi

Sabtu,25 April 2015 - 04:57:00 WIB

Gempa 7,9 SR di Nepal, Puluhan Orang Tewas

Kamis,23 April 2015 - 11:54:00 WIB

Bupati Rohil dan Kapolda Riau Bahas Keamanan

Rabu,22 April 2015 - 12:44:00 WIB

Inhu Komit Raih Kembali Penghargaan WTN 2015

Rabu,22 April 2015 - 12:34:00 WIB

Plt Sekda Inhu Hadiri Peringatan Hari Kartini